Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020
  REVIEW MATERI (Pertemuan Ke-10) Penulisan Sejarah Desa Sejarah desa merupakan bagian dalam kajian sejarah pedesaan. Sejrah pedesaan tidak hanya membahas tentang sejarah desa saja, akan tetapi mencakup kegiatan-kegiatan yang ada di desa. Sejarah desa merupak sejarah lokal yang mempunyai lingkup terkecil. Akan tetapi sejarah desa ini tidak bisa diremehkan begitu saja. Penelitian sejarah desa juga membutuhkan kesabaran dalam menulis sejarah desa. Minimnya sumber yang dapat diperoleh untuk menulis sejarah desa menjadi tantangan tersendiri bagi sejarawan atau peneliti lainnya. Sejarawan harus mencari alternatif lain jika sumber primer dari sumber tulisan tidak dapat diperoleh. Sejarawan dapat menggunakan teknik sejarah lisan menggunakan wawancara. Wawancara juga bukan hal yang mudah. Sejarawan harus memilih narasumber yang sejaman ataupun narasumber yang tahu betul tentang sejarah desa. Untuk memperoleh narasumber yang sejaman sangat sulit. Kebanyakan orang yang sejaman sudah ja...
  REVIEW MATERI (Pertemuan Ke-9) A. PENELITIAN SEJARAH DESA Penulisan sejarah membutuhkan sumber-sumber untuk menulis cerita sejarah. Sumber tersebut dapat berupa sumber tertulis maupun sumber lisan. Dalam penelitian sejarah desa kebanyakan yang dapat diperoleh yaitu sumber lisan. Sumber lisan diperoleh dengan mewawancarai orang yang terlibat dalam peristiwa maupun orang yang mengdengar cerita dari orang lain. Sebagian besar sumber yang dapat kita peroleh adalah sumber lisan. Minimnya sumber tertulis yang ada di desa mengharuskan para peneliti untuk mencari sumber lain selain sumber tertulis, yaitu melalui sumber lisan.             Peneliti harus mencari para sesepuh desa untuk mencari sumber-sumber sejarah desa. Para sesepuh desa biasanya paham alur bagaimana sebuah desa terbentuk, meskipun sebagian besar sesepuh tersebut tidak terlibat dalam peristiwa tersebut karena lamanya peristiwa tersebut terjadi. Sesepuh desa ju...
  KOMPETISI OLAHRAGA ANTAR-NEGARA: REFLEKSI SPORTIVITAS DAN NASIONALISME PSSI (Persatuan Sepakbola seluruh Indonesia ) yang dibentuk 19 April 1930 di Yogyakarta. Sebagai organisasi olahraga yang dilahirkan di Zaman penjajahan Belanda, Kelahiran PSSI betapapun terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan. Jika meneliti dan menganalisa saat- saat sebelum, selama dan sesudah kelahirannya, sampai 5 tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, jelas sekali bahwa PSSI lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menyemai benih - benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia. Karena kekuatan dan kesatuan PSSI yang kian lama kian bertambah akhirnya NIVB pada tahun 1936 berubah menjadi NIVU (Nederlandsh Indische Voetbal Unie) dan mulailah dirintis kerjasama dengan PSSI. Sebagai tahap awal NIVU mendatangkan tim dari Austria "Winner Sport Club " pada tahun 1936. NIVU sejenis PSSI yang didirik...
  SARASEHAN LINTAS GENERASI " Meneladani Para Pejuang untuk Memajukan Unversitas Jember" 1. Dr. Ahmad Ahmad dan Teudosius Sungedi yang menjadi kepala SMPK yang sekarang di Jalan Gajah Mada didepan BTA mempunyai cita-cita untuk menyempurnakan pendidikan pada masyarakat Jember khususnya, karena keprihatinan masyarakat yang hanya mengenyam pendidikan SMA saja sehingga timbul pengangguran dimana-mana. Penyempurnaan pendidikan tidak hanya di kota-kota besar tetapi di tiap kota apalagi di daerah Jember yang tergabung di daetah Karisidenan Besuki. Keinginan ini diimbangi kerja keras, tekad yang bulat dan komunikasi dengan penguasa daerah dan masyarakat Jember membuahkan hasil yang postif. Bupati Jember yaitu R. Sujarwo, ayahanda Bapak Widodo sgt mendukung ide tersebut. Mereka saling bahu membahu untuk mendirikan Universitas Jember. Dan tersebut dari gotong royong maupun dana mandiri demi terwujudnya ide tersebut. Perjuangan Dr. Ahmad dan penguasa derah patut menjadi teladan. 2...