REVIEW MATERI
(Pertemuan Ke-13)
SEJARAH
KELURAHAN JEMBER KIDUL
Jember
Kidul merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Kaliwates, Jember,
Jawa Timur, Indonesia. Dulu hampir seluruh wilayah Jember Kidul merupakan sawah.
Hanya ada beberapa rumah dan rumah-rumah orang Belanda. orang Belanda menamai rumah-rumah
yang ada di daerah ini dengan sebutan Condro Kongsi. Ada yang disebut kongsi
timur dan kongsi barat. Disebut Condro Kongsi karena banyak pengungsi yang berada
di dekat Gudang Seng.
Banyak
gudang yang dibangun di Jember Kidul seperti Gudang Attak dan Gudang Seng.
Gudang Attak digunakan sebagai tempat untuk berjemur tanaman tembakau. Gudang
Seng merupakan pabrik yang dibuat oleh orang-orang Belanda. Terdapat 2 Gudang
Seng di Jember Kidul yang bernama LMOD dan PTP.
Sejak
jaman Orde Lama daerah ini sudah dinamakan Jember Kidul. Sebelum berubah nama
menjadi Jember Kidul, daerah ini disebut sebagai Kampung Tumpeng. Asal-usul
nama Kampung Tumpeng karena pada tengah-tengah kampung tersebut terdapat
kuburan dimana bagian tengah dari kuburan tersebut ada batu besar berbentuk
seperti nasi tumpeng tetapi bagian atasnya seperti sudah di potong. Maka dari
itu masyarakat menyebutnya sebagai Kampung Tumpeng. Lingkungan yang berada di
Jember Kidul meliputi Kebon Kidul, Kebon Ledok Lor, Kulon Pasar, Ledok,
Pattimura, dan Telengsari.
Sekitar
tahun 1954 terdapat pemilihan kepala desa pertama yang ditempatkan di lapangan
Telengsari. Calon kandidat kepala desa waktu itu adalah Pak Latif dan Pak Urip,
tetapi dimenangkan oleh Pak Latif sebagai kepala desa pada periode 1954-1970.
Proses pemilihannya dengan cara memilih suara terbanyak. Pada tahun 1960 saat
Pak Latif memerintah baru ada “cacah jiwo” yaitu setiap rumah didatangi untuk
di data. Selanjutnya kepala desa digantikan oleh Muhammad Saleh dari CPM
setelah memasuki masa Orde Baru. Dimana pada waktu itu bupati yang sedang
memerintah di Kabupaten Jember adalah Pak Abdul Hadi. Pada pengangkatan kepala
desa Pak Saleh dilakukan dengan cara dipilih langsung dari golongan
tentara-tentara, begitupun juga dengan pemilihan Bupati Pak Abdul Hadi.
Komentar
Posting Komentar