Review materi

(pertemuan ke-15)

Sejarah pedesaan selalu dikaitkan dengan kegiatan pertanian. Padahal yang dibahas dalam sejarah pedesaan tidak hanya pertanian, sejarah pedesaan juga melihat konteks perkembangan dan perubahan dunia pada saat ini. Contohnya diterapkannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asia). Adanya MEA ini menumbuhkan perekonomian di masa sekarang dengan menumbuhkan kemandirian. Terdapat persyaratan supaya produk yang dijual bisa memasuki pasar Asia, UMKM harus memuhi persyaratan yaitu produknya harus memiliki label sni, kehalalan, kesehatan dan surat izin.

Desa berhubungan dengan tanah pertanian. Sistem ekonomi pertanian berhubungan dengan bercocok tananm di ladang, bercocok tanam tanpa irigasi, bercocok tanam yang menetap dan intensif dengan irigasi dan pertanian buah-buahan. Lahan gambut menjadi pembicaraan pada masa sekarang. Lahan gambut berada di kalimantan. Lahan gambut mempunyai tanah gambut, kebijakan apa saja mengenai lahan gambut, ditanami apa saja,

Aktivitas di pedesaan secara geografis seperti aktivitas di perkotaan. Akan tetapi keduanya memiliki budaya dan kondisi yang berbeda-beda karena memiliki latar belakang karakter yang berbeda. Kehidupan manusia itu dinamis tidak stagnan. Hal tersebut yang menjadikan latar belakang ilmu sosial sangat menarik karena selama manusia masih hidup, persoalan-persoalan tentang manusia selalu berkembang. Teori yang dapat dipakai yaitu teori sosiologi karena teori sosiologi mengacu pada teori evolusi. Teori evolusi menjelaskan perubahan masyarakat dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern. Teori lain yang bisa digunakan yaitu teori yang menjelaskan perkembangan masyarakat melalui tahapan-tahapan tertentu. Perkembangan masyarakat bisa dilihat dari teori yang komprehensif dan khusus yaitu perkembangan masyarakat melalui tahapan-tahapan tertentu yaitu pada dikotomi dan trikotomi yang membagi masyarakat menjadi dua atau tiga. Teori-teori tersebut antara lain teori modernisme. Teori modernisme yaitu teori yang menjelaskan bahwa masyarakat akan berubah dan berkembang menjadi modern. Yang kedua yaitu teori depensi yaitu teori yang menjelaskan bahwa kapitalisme modern akan menyebabkan masyarakat pinggiran menjadi tergantung pada negara-negara maju sehingga mengalami ketergantungan.   

yang ketiga yaitu teori nweby yaitu teori yang mengatakan bahwa studi tentang masyarakat desa hendaknya difokuskan pada penyesuaian tehadap merasuknya sistem kapitalisme modern.

Sejarah pedesaan seperti kajian sejarah yang lain yaitu memiliki change (perubahan). Itulah yang membedakan ilmu sejarah dengan ilmu sosial. Sejarah pedesaan menkaji tentang ekonomi pedesaan. Fokus garapan dalam sejarah pedesaan adalah masyarakat desa dengan segala macam persoalannya. Ekonomi agraris yang merupakan bagian dari ekonomi pedesaan karena perubahan-perubahan di desa dan masyarakat petani meliputi perubahan ekonomi subsinten ke ekonomi exchange. Ekonomi exchange yaitu kelompok sosial desa seperti pedagang dan buruh yang berbasis pada pertanian. Mental petani yang subsinten harus menjadi mental yang terbuka.  

Desa atau pedesaan termasuk dalam satuan tertentu. Yang pertama yaitu satuan ekosistem yaitu ladang, sawah, sagu, tegalan dan tanah gambut. Ekosistem ini akan mempengaruhi bagaimana sistem organisasi dan pola pikirnya. Yang kedua, geografisnya. Yang dimaksud daerah geografis seperti daerah perbukitan, daerah aliran sungai, daerah pantai, daerah teluk, daerah selat, desa, hubungan pedesaan di perbukitan dengan lembah. yang ketiga yaitu satuan ekonomi bahwa ekonomi didasarkan pda keadaan geografis. Yang keempat yaitu budaya. Satuan desa tergantung pada budaya atau hukum adat yang memiliki sistem sosial, ekonomi, dan budaya yang sudah ada. Desa di luar jawa dibentuk berdasarkan geonologis. Hal tersebut mengakibatkan hukum adatnya menjadi kuat. Berbeda dengan hukum adat di jawa yang memiliki hukum adat yang lemah.

Permasalahan lingkungan yang ada di pedesaan:

1.      Wilayah iklim

2.      Involusi dan tebasan

3.      Revolusi hijau dan akibat bagi lingkungan

4.      Penggundulan hutan

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI BUKU: LANDFORM DAN GERAKAN PROTES PETANI DI KLATEN 1959-1965

RESUME MATERI SEJARAH SOSIAL