UJIAN TENGAH SEMESTER SEJARAH SOSIAL INDONESIA


1.      Kajian sejarah sosial adalah setiap gejala sejarah yang memanifestasikan kehidupan sosial atau komunitas atau kelompok. Sejarah sosial membahas tentang fakta-fakta sosial antara lain kemiskinan, kriminalitas, perbanditan, kekerasan dan lain sebagainya. Begitu pula sebaliknya kelimpahruahan, kesalehan, kekesatriaann, migrasi, urbanisasi dan lain sebagainya. Kajian sejarah sosial dan terhadap sosiologi keduanya saling melengkapi dan terletak dari kebutuhan masing-masing ilmu dengan ilmu yang lainnya. Sejarah sering dipandang lemah secara teori karena sejarah hanya bertugas menarasikan masa lampau. Sehingga sejarah meminjam teori-teori dari ilmu sosial terutama sosiologi dalam menganalisis peristiwa sejarah.
2.      Metode sejarah sosial dibagi menjadi dua yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif yaitu menekankan sifat realita yang dibagun secara sosial dan menekankan pada nilai. Metode kualitatif dapat dimaknai sebagai suatu metode berganda dalam fokus yang melibatkan suatu pendekatam interpretatif dan wajar terhadap setiap pokok permasalahannya. Contoh penggunaan metode kualitatif yaitu pada sejarah lisan. Metode kuantitatif yaitu metode yang mendasarkan pada kuantitas atau jumlah. Contohnya stattiatika, pertumbuhan penduduk, luas wilayah dan lain sebagainya. Akan tetapi penggunaan metode kuantitif ini mempunyai kelemahan yaitu sumber data tidak seakurat dan seobjektif yang diasumsikan dan kesulitam dalam membedakn hard fact dan soft fact.
3.      Dalam membangun rekontruksi sejarah sosial, metode kualitatif sangat berkontribusi. Karena metode kualitatif melibatkan penggunaan dan pengumpulan berbagai baham empiris seperti studi kasus, pengalaman pribadi, introspeksi, riwatat hidup, wawancara, pengamatan, teks sejarah, interaksional dan visual, yang menggambarkan momen rutin dan problematis serta maknanya dalam kehidupan individual dan kolektif. Penelitian kualitatif menekankan sifat realita yang dibangun secara sosial, hubungan yang intim antara peneliti dengan yang dipelajari, serta kendala situasuonal yang membentuk penyelidikan.
4.      Peristiwa-peristiwa sosial dapat didekati dengan teori-teori ilmu sosial karena sejarah sosial menggunakan teori-teori ilmu sosial dalam menelaah peristiwa sosial. Berbagai konsep dan teori ilmu ekonomi, sosiologi, antropologi, dan psikologi banyak berkaitan dengan bidang yang lebih khusus atau bidang pengalaman. Bahkan ilmu alam banyak membantu menjelaskan tentang sejarah teknologi dan intelektual. Sejarah banyak meminjam berbagai kerangka teoritis maupun konsep dari ilmu di luar sejarah untuk memperkaya nuansa bidang yang di geluti.
5.      Dinamika sosial adalah proses perubahan kelas-kelas masyarakat dari satu masa ke masa yang lain. Di dalam masyarakat terdapat kelompok-kelompok tertentu yang terbentuk secara sengaja maupun tidak sengaja. Misalnya kelompok pemukiman orang kaya dana kelompok pemukiman orang miskin, kelompok orang yang berkukit hitam dan kelompok orang yang berkulit putih. Di dalam masyarakat indonesia juga terdapat perbedaan kelas-kelas dalam masyarakat. Kelas-kelas tersebut terbentuk karena ada hal yang dianggap penting masyarakat seperti kekayaan dapat berupa tanah ataupun yang lainnya. Sehingga orang yg mempunyai tanah dianggap orang terhormat. Masuknya agama hindu di indonesia juga menyebabkan adanya stratifikasi sosial yaitu adanya pembagian kasta. Stratifikasi sosial dibagi menjadi 2 yaitu stratifikasi sosial terbuka dan stratifikasi sosial tertutup. Stratifikasi sosial tertutup berarti sistem stratifikasi yang membatasi kemungkinan seorang anggota masyarakat untuk berpindah dari lapisan satu ke lapisan yang lain. Stratifikasi sosial tertutup ini dapat diperoleh melalui kelahiran. Sedangkan stratifikasi sosial terbuka yaitu sistem stratifikasi masyarakat yang membebaskan anggota masyarakatnya untuk berpindah dari lapisan satu ke lapisan yang lain. Stratifikasi sosial terbuka ini dapat diperoleh melalui prestasi ataupun yang lainnya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI BUKU: LANDFORM DAN GERAKAN PROTES PETANI DI KLATEN 1959-1965

RESUME MATERI SEJARAH SOSIAL